Tentang Kecintaanku


image

Aku mencintaimu sebanyak ini
*sembari melebarkan lengan menggambarkan simbol tak terhingga*
Kalau kamu?

Kamu hanya diam
Malas menanggapi kekanak-kanakanku

Aku menginginkanmu sekeras ini
*lalu kukepalkan tangan, kudekapkan kepelukan*

Sedikit menoleh, lalu kau melengos membuang wajah
“Drama apa lagi kali ini?”, gumammu.

Aku merinduimu serindu itu
*menanggapi serial korea yang begitu menyentuh hati*

Kudengar tarikan napasmu panjang
Sungguh tak penting, mesti itu yang terlintas dibenakmu

Hingga..
Kelak..
Sampai waktu ketika aku dan kamu tak lagi berada di dunia yang sama
Aku baru mengetahui, kau mencintaiku sebanyak rasa hilangmu atas ketiadaanku
Lalu kita merayakannya diatas sana
Hanya jika Allah masih menakdirkan kita dalam satu garis jodoh yang sama

Apa harus seperti itu?
Ah, menyesal bukan mainanku..
Aku takkan bosan menyampaikan kecintaanku padamu
Meski sampai hilang rasa kau akan kecintaanku.

Bogor, 040915, 22.36

Advertisements

One thought on “Tentang Kecintaanku

  1. Hahahaa toriiin persis itu kayak kelakuan suamikuuuu…. Nyebelin yaaahh. Tp percayalaah cinta mereka” yg ‘dingin’ itu lebih dalam daripada kita yang lebih mudah untuk mengungkapkan… Hihihii, jangan bosan untuk menggoda suami walopun yg didapat hanya tatapan dinginnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s