Memori


Belakangan ini aku merindukan kota yang sedang kutinggali..
Seolah akan segera pergi aku dari sini..
Setiap langkah yang akan kutapaki telah membersitkan rindu yang terencana..
Setiap udara yg kuhirup, memutar kembali banyak memori yang telah dan masih akan kucipta..
Setiap pandang yang kulemparkan, memaksa pupil bekerja ekstra agar tertangkap setiap rincinya seolah nyata..

Ada yang berbeda..
Ada sebongkah hati yang terus merindukan berjuta kenangan..
Ada sejumput genggam yang merindukan jemari disebrang sana..

Kamu..

Kita hanya berjarak beberapa stasiun kereta..
Masih berputar di area siaran radio yang sama..
Hanya saja aku baru menyadari, ada banyak kenangan yang telah kita tinggalkan disetiap sudut kota ini..
Kenangan yang kita ciptakan berdua..

Ada banyak restoran tak terduga yang kita singgahi..
Tak sedikit pula daftar film terkini yang telah bersama kita nikmati..
Beratus langkah memutar yang telah kita telusuri,,
Juga beraneka pertunjukan yang kita jadikan memori..

Telah berbagai jenis angkutan kita minta berhenti..
Juga bermacam2 jam malam yang kita jadikan akhir ditiap pertemuan..
Beragam percobaan kunamai resep pribadi untuk kau sesapi..
Dan berlembar2 kertas jepang telah kujadikan sarana komunikasi..

Masih ingatkah kamu akan semua perjalanan kita?
Membangun satu demi satu kepercayaan..
Meluaskan inci demi inci kenyamanan..
Mencipta pemahaman dengan perlahan dari tiap friksi yang telah terjadi..
Mengenali pribadi melalui tiap perbedaan antara aku dan kamu..

Ah,,
Ada sedikit ketakutan kalau-kalau masa depan tak seindah saat kita mengenang perjalanan ini..
Akankah kelak jalan setapak menjadi lebih membosankan karena kita telah terlalu mengenal satu sama lain?
Akankah kelak kamu tak lagi merasa aku cukup pantas untuk diperjuangkan?

Rasanya lelah jika harus terus menduga masa depan..
Kali ini aku sedang dilingkupi kebahagiaan..
Karena kita pernah punya banyak cerita tentang kota ini..

Dan kini aku tersadar, tak lagi mampu jika kamu harus lebih jauh dari 2 jam perjalanan..
Sedang belakangan ini aku tak juga henti merindui..

Jika kelak kita kembali tak berjarak
Semoga kita tidak lupa menjadikan tiap hari yg dilewati menjadi berarti
Agar kelak memori memaksa kita untuk tersenyum kembali..

Teruntuk kamu yang kujaga dengan hati-hati..
Percayalah, rindu ini lebih besar dari yang mampu kau rasai..

Jakarta, 010914, 23.43

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s