Tidak sia-sia


leisuretime-300x205
Ada hal yang selalu saya sukai dari berjalan kaki, keleluasaan waktu untuk mengamati lingkungan sekitar. Seperti pagi-pagi biasanya, pagi ini saya pun berjalan kaki untuk mencapai kantor. Di hadapan saya, berjalan seorang bapak loper koran dengan rompi berlabel media kawakan tingkat nasional. Bapak tersebut berjalan tertatih-tatih memeluk sejumlah koran yang sedikit tidak bisa dia koordinir dengan baik. Tangannya dibuka selebar mungkin agar seluruh koran dapat masuk dalam pelukannya.

Baru berjalan sekitar 15 meter, beliau berhenti kembali, menaikkan satu kaki diatas pot bunga dipinggir trotoar dan merapikan kembali koran-korannya. Langkah saya yang biasanya cepat dan seringnya mendahului pejalan kaki di depan, kali ini saya perlambat. Saya terus berjalan dibelakang beliau hingga halte transjakarta. Selama berjalan saya amati terus beliau dan kemudian berdoa “Semoga rejeki beliau diperlancar, dimudahkan pekerjaannya, dan diberkahi penghidupannya.” Doa saya lanjutkan “Semoga apa yang beliau lakukan tidak sia-sia.”, dan kemudian saya tercenung. Bagaimana bisa doa seperti itu terucap begitu saja?

Saya jadi teringat beberapa waktu lalu, saya sempat merasa kurva pencapaian hidup saya belakangan ini sedang berada pada titik kemunduran atau setidaknya stagnan. Saya sempat berpikir, apakah hal kecil yang saya lakukan ini ada manfaatnya untuk sesuatu yang lebih besar? Namun lantas saya teringat kembali, bahwa apapun yang dikerjakan meskipun dengan ritme yang amat pelan dan progress yang amat sedikit, tetap saja ada manfaatnya. Mungkin tidak bisa terlihat terang benderang saat ini, tapi suatu hari di masa depan nanti pasti akan terlihat manfaatnya. Tuhan kan menciptakan segala hal dan menempatkan seluruh makhluknya di suatu kondisi tidak tanpa tujuan. Kalaupun yang terjadi ternyata terlihat seolah menempatkan kita pada posisi merugi, setidak-tidaknya ada manfaat untuk kita belajar dari kesalahan tindakan yang telah kita pilih.

Saya ingat kembali, bahwa segala sesuatu sebenarnya telah digariskan Tuhan dengan banyak jalan, tinggal bagaimana kita mengusahakannya. Ah, terus bergerak yang penting, setidaknya agar tidak bau seperti air yang tidak mengalir. Sekecil apapun sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh pasti ada manfaatnya. Tidak akan sia-sia.

Jakarta, 140514, 01.42
Gambar

Advertisements

3 thoughts on “Tidak sia-sia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s