Tentang Percaya Diri


Banyak orang menyangka saya sangat percaya diri dengan diri saya. Tidak banyak yang tau bahwa saya adalah seorang yang sebenarnya tidak percaya diri. Hanya beberapa orang yang benar-benar mengenal saya dengan baik yang menyadarinya. Salah satunya pernah berkata sebenarnya sifat dominan yang dimiliki seseorang (dalam hal ini saya menjadi contohnya) tidak melulu ditafsirkan sebagai bagian dari kuatnya karakter seseorang, justru ada beberapa yang mencerminkan kedominasiannya sebagai bentuk dari ketidak-pede-an dirinya. Mereka menutupinya dengan sifat-sifat koleris yang kuat, keras, dan dominan.

Mendengar ini saya sempat sejenak membenak. Ah, benar sekali.. Mungkin banyak dari teman-teman yang masih juga belum menyadari hal ini. Sebenarnya banyak dari kita yang tidak pede dengan dirinya kemudian menggunakan topeng yang identik dengan kekuatan dan kedominasian. Pada dasarnya kita sedang menyembunyikan diri kita yang sebenarnya. Salah satu ciri dari orang-orang seperti ini terlihat dari seringnya mereka menanyakan eksistensi mereka melalui berbagai bentuk pernyataan. Memastikan bahwa mereka ada, dirasa, dan dicari-cari.

Ah, saya tidak bermaksud membocorkan rahasia diri saya, toh ini bukan aib. Saya hanya sedang ingin berbagi sedikit pelajaran yang baru saja saya temukan dan saya pelajari. Berharap saya bisa lebih mengenal siapa diri saya, pun teman-teman yang membaca ini. Saya jadi ingat, ada yang pernah berkata bahkan sampai saat kita meregang nyawa, kita masih saja belajar tentang diri kita yang kita pelajari dari banyak hal disekitar termasuk interaksi sosial dengan orang lain. Benar saja, rasanya setiap saat ada saja hal baru yang saya pelajari tentang diri sendiri. Konon katanya tidak cukup berbuku-buku tulisan untuk menjabarkan bagaimana cara mempelajari diri manusia. Makhluk unik dengan segala keistimewaannya.

Tapi saya senang, hidup jadi terus terasa hidup karna tak juga berhenti ilmu kita pelajari. Apa jadinya kalau kita tak lagi belajar apa-apa. Rasa-rasanya hidup jadi sangat membosankan.

Saya sudahi saja deh. Sekedar meluangkan sedikit waktu berbagi setelah cukup lama tidak menyambangi rumah kedua saya ini. Selamat istirahat semuanya.. May you have a happier tomorrow. Xoxo

Jakarta, 100214, 22.41

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s