Tentang Ikhlas


letting_go__by_kreneed13-d36g5ny

Saya tidak akan menulis panjang, hanya ingin membagi pelajaran dari seorang istimewa yang selalu berhasil membawa saya kembali kepada pesan inti dibalik setiap pelajaran yang hanya mampu saya tangkap permukaannya saja. Kali ini dia berbicara soal ikhlas. Saya coba rangkum dengan bumbu kesimpulan dari apa yang bisa saya tangkap.

***

Menyoal keikhlasan, munculnya biasanya saat harus merelakan sesuatu pergi akibat dari kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan, muncul karena kita tidak lagi punya pilihan selain melepas pergi sesuatu tersebut. Keikhlasan biasanya mau tidak mau (dipaksakan) dipelajari karena terlepasnya sesuatu dari genggaman yang tak lagi masuk dalam kendali kita. Lalu untuk apa belajar ikhlas jika itu berarti kepercayaan kita terhadap apa-apa yang terbaik dari Allah belum penuh? Untuk apa belajar ikhlas jika itu berarti kita masih terjebak dalam pengharapan pada makhluk?
Seharusnya kita tidak perlu sampai pada tahap belajar ikhlas andai saja kita benar-benar tidak lagi berharap pada makhluk sehingga kepercayaan kita pada Allah benar-benar penuh. Bukan bermaksud untuk tidak menyarankan belajar ikhlas, poin yang mau saya sampaikan disini adalah soal penggantungan harapan pada yang Maha Tidak Pernah Ingkar Janji. Boleh belajar ikhlas jika itu berarti ikhlas menerima apapun yang terbaik yang diberikan Allah untuk kita saat ini, bukan berarti keikhlasan yang dipaksakan akibat sudah terlanjur berharap pada selain Allah. Saya tidak menampik, saya pun belajar keikhlasan dari gagalnya saya menyerahkan soal masa depan pada Allah, tapi seharusnya belajar ikhlas tingkat lanjut tidak lagi dari kegagalan kita mempercayai Allah. Ikhlas disini seharusnya lebih kepada kepasrahan akan apa saja yang telah diberi selepas berikhtiar maksimal. Ah, jadi mbulet ya. Semoga teman-teman paham apa yang ingin saya bagi disini.

Karena janji saya tadi tidak mau panjang-panjang, saya akhiri saja deh. Semoga teman-teman tidak salah menyimpulkan ya. Pelajaran kecil dari seorang istimewa ini patut untuk direnungi bersama. Yuk belajar ikhlas bersama. Sama-sama saling mengingatkan yaa…

Jakarta, 291013, 16.43

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s