Elaborating a good attitude


reflection5

Beberapa waktu lalu saya tergelitik membaca notes salah seorang senior yang membahas soal kemenangan dalam bidang olahraga yang juga dijadikan kemenangan Negara atas bangsa lain. Saya jadi teringat soal kesimpulan yang saya tarik dari berbagai pengalaman berinteraksi dengan bangsa lain di negeri sebrang maupun di dalam negeri sendiri. Suatu waktu saya pernah begitu suka dengan satu bangsa tertentu hingga mengakibatkan saya men-generalisir bangsa tersebut sebagai bangsa yang hangat dan sangat baik untuk dijadikan teman akrab. Pun pernah mengalami betapa terganggunya saya dengan satu bangsa lainnya yang salah seorang atau satu kelompoknya memberikan kesan yang begitu tidak menyenangkan yang menyebabkan saya sedikit ilfeel dan memilih untuk sebisa mungkin tidak berinteraksi dengan mereka. Hal ini menyampaikan saya pada kesadaran soal wajah Negara yang akan selalu lekat dengan pribadi kita kemanapun kita pergi.

Kita mungkin bisa beralasan untuk tidak men-generalisir satu pribadi dengan pribadi lainnya yang berbangsa sama, mengingat setiap individu datang dari latar belakang berbeda dan berkembang dengan cara dan didikan yang tidak sama. Namun, sebanyak apapun alasan untuk berkilah, tetap masih lebih banyak orang diluaran sana yang akan memberikan penilaian dan penyimpulan cepat dari satu saja individu yang mewakili bangsa tersebut. Oleh karena itu, saya berkali-kali mengingatkan diri saya ketika berada diluar sana untuk menjadi sebaik-baiknya pribadi agar bukan karena saya kemudian bangsa saya menjadi coreng wajahnya. Hal ini tidak hanya berlaku bagi kita sebagai warga Negara suatu bangsa yang besar, tapi juga kita sebagai individu yang memberikan cerminan didikan keluarga, sebagai bagian dari kelompok yang mewakili bagaimana lingkungan tempat kita tumbuh dan berkembang, juga sebagai satu bagian dari institusi yang kita representasikan. Kita dengan segala status yang kita emban.

Saya jadi ingat soal percakapan bersama salah seorang senior yang cukup saya teladani menyoal reputasi diplomat. Diplomat yang sudah sejak awal ditugaskan untuk merepresentasikan bangsanya dalam segala tugas yang diemban di negeri sebrang sudah jelas dibekali soal bagaimana menjaga reputasi dihadapan bangsa lain. Hal ini sangat baik, hanya sayangnya tak jarang saya mendapati diplomat-diplomat tersebut bermuka manis, bersenyum penuh keramahan hanya semata-mata menjaga reputasi dirinya dan negaranya. Malah tak jarang only for the sake to keep a good reputation of themselves. Well, tidak masalah jika mengawalinya dari kesadaran diri akan tugasnya sebagai seorang diplomat. Hanya saja sepertinya akan lebih baik jika kebaikannya benar-benar keluar dari keinginannya untuk menjadi pribadi yang baik.

Keeping a good attitude will not always make you treated in a good way, but keep doing it. Just because they’re not paying you back in a same manner, it doesn’t mean you stop doing it. There is no excuse for not becoming a better person.

Saya jadi ingat pengalaman saya yang lainnya ketika diluar sana mendengarkan percakapan yang dari nada bicaranya seolah sedang membicarakan kita dan teman sebangsa kita. Rasanya gregetan ingin tahu apa yang sebenar-benarnya bangsa lain tersebut bicarakan tentang kita. Ah, andai bisa bahasa mereka. Namun, sesaat selanjutnya saya jadi sadar, ah, untung saya tidak bisa bahasa mereka, saya jadi tidak perlu gondok dan sakit hati mengetahui (andai saja) hal buruk yang dibicarakan soal saya dan teman-teman. Menutup telinga ternyata sangat dibutuhkan di waktu-waktu tertentu ketika masukan dari luar hanya akan membuat kita jatuh dan terpuruk, tanpa menampikkan kritikan membangun dibalik setiap hal negative yang masuk ke kita.

We can’t help but wonder how much difference one person makes in the world. We look inside ourselves, questioning if we have the capacity for heroism and greatness. But the truth is, every time we take an action, we make an impact. Every single thing we do has an effect on the people around us. Every choice we make sends ripples out into the world. Our smallest act of kindness can cause a chain reaction of unforeseen benefits for people we’ve never met. We might not witness those results, but they happen all the same.

― Jake, Touch 2nd Season

Every one of us have the capacity for greatness inside us. The smallest act could make a great impact in someone else’s life. There’re no reasons for not being a good person, for not keeping a good attitude. It’s a chain reaction that will be our contribution for changing the world to be a better place. It may sound silly, but that’s real, and achievable. Keep passing the kindness on to someone else.

Happy Ied’l Adha everyone!!

Jakarta, 141013, 16.48

I am a honey bee,
Shunned off from the colony
and they won’t let me in

So I left the hive,
They took away all my stripes
and broke off both my wings

So I’ll find another tree
and make the wind my friend
I’ll just sing with the birds
They’ll tell me secrets of the world

But my other honey bee
Stuck where he doesn’t wanna be
But my darling, honey bee
I’ll come save you
Even if it means I’d have to face the queen

Da param pam param pam
Para ra ra pa pa ra ram

So I’ll come prepared,
My new friends said they would help me
get my loved one back

They say it isn’t right,
The bees have control of your mind,
but I choose not to believe that

So we’ll meet in the darkness of the night,
and I promised I will be there on time
We’ll be guided by my new friends, the butterflies,
bring us back to our own little hive

Oh my other honey bee,
No longer stuck where he doesn’t wanna be
Oh my darling, honey bee,
I have saved you
And now that you’re with me,
we can make our own honey

Oh param pam param pam
Para ra ra pa pa ra ram

Zee Avi – Honey Bee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s