Meditasi Pasca Sarjana


meditasi_tubuh

Suatu sore saya berbincang ringan dengan seorang senior yang cukup dekat. Saya lupa bagaimana pembicaraan dimulai hingga sampai pada pembahasan pasca kuliah. Saya, yang sangat ingin melanjutkan pendidikan pun bercerita mengenai perjalanan saya semasa bekerja hingga sampai pada keputusan untuk kembali ke bangku kuliah di jalur yang sangat berbeda dari keputusan saya di awal (sebelum saya bekerja), meskipun masih dalam proses mencoba.

Berawal dari hal tersebut, kami akhirnya menemukan tentang kerja pasca kuliah sebagai masa meditasi. Saat ini banyak sekali teman sebaya saya yang meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi segera selepas lulus S1. Saya malah sering iri mengingat mereka tidak memberikan celah tersia-sianya waktu menunggu harapan perolehan kerja yang tak pasti. Jalur demikian (langsung meneruskan pendidikan selepas lulus S1) justru jadi pilihan yang sangat tepat terutama bagi mereka yang berniat menjadi akademisi semisal dosen ataupun peneliti. Namun yang sering disayangkan adalah banyak yang memilih untuk melanjutkan pendidikan hanya agar tidak berstatus pengangguran, wah ini menyedihkan sekali. Sempat saya bahas juga ditulisan ini.

Nah, untuk teman-teman yang masih belum yakin benar akan memilih jalur apa kedepannya pasca kuliah, saya sangat menyarankan untuk mengambil masa meditasi dengan bekerja. Ini pelajaran yang saya dan senior saya dapatkan semasa 2 tahun bekerja. Meditasi membantu kita mencari apa yang sebenar-benarnya kita inginkan dan akan kita putuskan selanjutnya. As time goes by kita akan menjadi lebih bijak dalam melihat apa-apa yang benar-benar kita butuhkan. Apakah kita ingin menjadi orang yang berkelimpahan harta dengan mencari pekerjaan yang bisa membuat kita menghasilkan sebanyak-banyaknya uang? Ataukah kita lebih ingin mengerjakan hal apapun yang bisa membuat kebermanfaatan kita bagi sekitar meningkat tanpa memikirkan berapa rupiah pun yang akan kita peroleh? Atau mungkin kita lebih menginginkan berpindah jalur untuk melakukan hal yang benar-benar berbeda dari latar belakang pendidikan kita yang kita temukan semasa meditasi (bekerja) semisal menjadi lebih fokus untuk belajar hal-hal yang bisa mendukung kinerja kita dibidang yang tengah kita geluti saat ini? Apapun itu, saya yakin waktu akan banyak membantu teman-teman menemukan jawabannya. Waktu akan membawa kita menemukan peristiwa-peristiwa yang tepat, orang-orang yang benar kita butuhkan, pun momentum yang tepat untuk eksekusi.

Ketika pun kita memilih untuk melanjutkan pendidikan, dengan melewati masa meditasi tersebut kita akan lebih memahami tidak hanya tentang bagaimana mendapatkan beasiswa yang kita inginkan tapi juga tentang bagaimana selanjutnya kita berjuang disana dan lulus sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, juga tentang memanfaatkan ilmu untuk kontribusi kepada masyarakat luas. Masa meditasi membantu kita memutuskan melanjutkan pendidikan tidak hanya sekedar mengincar gelar seperti yang mulai memasyarakat belakangan ini, S2 menjadi barang murah tanpa ada pemaknaan dan pengimplementasian ilmu yang diperoleh. Meditasi membantu kita menemukan passion kita juga jalur apa yang sebaiknya kita tempuh.

Masa meditasi sebenarnya tidak melulu harus diisi dengan bekerja, saya mencontohkan demikian (karena memang itu yang saya jalani) dimaksudkan agar kita tetap mengisi dengan aktivitas untuk menghindari kesia-siaan waktu. Pada dasarnya, kita butuh waktu untuk berpikir lebih bijak dalam memutuskan sehingga tidak terjatuh dua kali di rutinitas yang tidak benar-benar kita ingin jalani. Meskipun demikian, apa yang saya sampaikan ini hanya satu gambaran kecil pandangan saya dari hasil analisa pengalaman pribadi. Persoalan yang kita hadapi boleh jadi sama, namun solusi terbaik bagi setiap orang tentunya berbeda-beda, bergantung pada latar belakang, pengalaman, juga visi besar yang ingin kita raih. Intinya, jangan sampai terjebak pada rutinitas tanpa makna. Banyak orang mungkin mampu bekerja dengan gaji yang tinggi atau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tapi tidak semua orang benar-benar mengerti untuk apa mereka melakukannya.

Jakarta, 150813, 13.05

Advertisements

2 thoughts on “Meditasi Pasca Sarjana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s