Life Goes On


7189534175_fb87506d37_z

You know what’s better than a dream?

Reality…

Pernah berpikir tentang betapa bahagianya diri kita jika apa yang kita impi-impikan menjadi kenyataan? Hey, bukankah hidup kita hari ini adalah mimpi di hari kemarin? Kita harus sadar, apapun yang masih kita miliki hari ini jauh lebih baik, lebih indah daripada mimpi, karena semua yang ada dalam genggaman kita ini nyata, dapat kita rasakan. Tidak… Saya sama sekali tidak ingin memadamkan harapan-harapan akan mimpi hari esok yang lebih baik, hanya saja saya ingin mengingatkan kembali untuk tidak lupa juga mensyukuri apa yang jadi kenyataan di hari ini.

Saya mau berbagi kebiasaan baru akhir-akhir ini, meresapi setiap jalan yang saya lewati dan menemukan banyak kesyukuran diantaranya. Well, ini bukan kebiasaan baru, hanya saja memang saya lebih serius memaknai setiap hal yang saya tangkap diperjalanan. Tidak jauh-jauh, dari kantor ke kosan dan sebaliknya, juga di setiap perjalanan pulang les, tiap kali saya berpetualang dengan trans Jakarta (maklum jarang), tiap kali harus menyisiri tepi jalan dengan banyak orang dan aktivitasnya. I, somehow, enjoy it a lot…

Mungkin ada beberapa diantara kita (termasuk saya pun pernah) tidak setuju dengan statement diawal tulisan saya, banyak yang tidak setuju mengingat apa yang dialami hari ini jauh lebih berat dan sama sekali tidak lebih indah dari hari kemarin. So, what’s so good about reality? Hey, let me tell you something, in a battle we often lose many things, but I can assure you that we learn something, at least from what we’ve lost. So, kenyataan memang tidak selalu lebih indah dan lebih mudah dari hari kemarin, tapi ada satu yang pasti, setiap harinya kenyataan meminta kita untuk mengubah hal-hal yang mungkin terasa berat dan membebani itu menjadi satu tantangan untuk menjadikan hari ini tetap dalam kategori jauh lebih baik dari hari kemarin. Nah, energinya boleh kita ambil dari mimpi dan harapan akan hari esok, tapi fokusnya tetap pada sebaik mungkin melewati hari ini. Semoga bisa dimengerti meskipun sedikit mbulet.

Baiklah, saatnya saya berbagi beberapa hal yang terjadi dalam beberapa waktu ini, semoga berkenan. Ever heard this nice boss of mine? Sekedar  informasi, bos pertama saya yang baik ini telah kembali ke Jepang setelah menyelesaikan tugasnya di Indonesia. He is a seriously nice boss, I mean it. Sedih? Wah, sedih sekali… But that’s the consequence in working with Diplomat; they will come and go as they will constantly move their posting from one to another country. In the mean time, my boss evaluates me without making me feel cornered during his posting and he encourages me in anything I got to learn in the future, in his last day. He mentioned several things that I need to improve and not to forget to thank me for any good things that I might have performed. He told me this unforgettable quote “At the end, honesty will never betray you”, in order to encourage me to keep being honest. How precious is that message?

So, that nice boss of mine has gone and I don’t know who’ll be my next boss or how nice is he. Life goes on no matter how. I gotta treasure every moment that I’ve spent cheerfully. Concentrate on what I do have so that I’ll always have enough. Aside from that, I shouldn’t lose hope in trusting the future. Mendadak inget kata-kata di iklan Smart Fr*n “Menggenggam untuk melepaskan…”, we hold on today to finally release it as a beautiful yesterday to remember.

Aish, ngomong apa sie saya, ndakpopo lah, yang penting saya nulis lagi… senangnyaa…

Jakarta,180613, 16.51

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s