Memori


vermisse_dich

Kita bicara, dilain waktu di penghujung malam yang telah kita kenal lama

Ada ruam rindu disana
Hal yang sama, teknik tertawa yang tak beda
Hanya saja tiap kali kata terjalin menjadi cerita, rasa-rasanya selalu tercipta atmosfir yang tak biasa
Pembahasan yang tak penting, fokus-fokus yang tidak seharusnya, membuat setiap cerita punya makna yang tak serupa
Dari sana kusimpan memori tentang seperti apa kamu sebenarnya

Gelak tawa mendadak lenyap
Bahasan renyah berganti intonasi bulat dan kuat setiap katanya
Kita bicara tentang hidup
Tentang Tuhan yang mengajarkan banyak hal dengan cara yang tak disangka-sangka
Tentang kesyukuran yang diperoleh dari cerita mereka yang dipercaya menjadi orang-orang beramanahkan kehebatan fisik
Tentang pilihan yang membawa kita berdiri disini saat ini

Sesaat kemudian petikan gitar memecah sunyi
Menjadikan malam semakin hangat
Dan tak butuh waktu lama aku terlelap membiarkanmu terus berkutat dengan nada..

Malam selanjutnya, rutinitas yang sama, cara yang berbeda, dan mimpi yang tetap indah..
Ah, kamu..

Jakarta, 120313, 13.01
*diiringi lagu extreme – more than word*
*maaf ya memaksa siapa saja menjadi muse imajiner saya*

Advertisements

5 thoughts on “Memori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s