Perahu Kertas


Akhirnya, kemarin malam saya bela-belain nonton Perahu Kertas. I’m a big fan of Dee, tapi sebagai seorang yang menyatakan diri as a fan, saya malu karena belum sempat membaca semua buku Dee termasuk Perahu Kertas ini. Eventhough I have no idea how good the novel is, but I’m pretty sure it’s worth reading, that’s why saya jadi benar-benar penasaran dengan film yang diangkat dari novel Dee ini.

So, there I am watching it with my high expectation. Kalau dibaca dari sinopsisnya sie kurang menarik dan gak membuat pembacanya pengen buru-buru nonton, kesannya hanya kisah percintaan remaja yang gitu-gitu aja. Setelah ditonton, well, it’s kinda romantic and worth watching, especially lagu-lagu yang menjadi soundtracknya, sangat-sangat membantu penontonnya to set the mood and get attached to every scene shown. I like this movie, romantis dengan cara yang berbeda, tidak dengan keromantisan yang ditunjukkan melalui sweet action, tapi dengan diam-diam bercerita melalui tulisan kepada neptunus yang entah dimana.

Ada pesan penting lainnya yang coba disampaikan dari film ini, tentang mewujudkan passion menjadi pekerjaan masa depan. It’s possible. We have to be realistic (for sure) but we should believe that we could do whatever things we like and called it our job. Jadi inget bukunya Rene Suhardono. Kapan-kapan aja deh bahasnya.

Anyway, saya tidak terlalu pintar membahasakan synopsis film ini kedalam tulisan, you have to watch it yourself. I warn you that you have to hang your expectation about the ending since you have to wait the other sequel yang akan muncul oktober 2012 nanti untuk tau bagaimana akhirnya. Mungkin tulisan ini kurang bermanfaat, mohon maaf. Satu hal lagi yang ingin saya bagi, lirik lagu Perahu Kertas yang dinyanyikan Maudy Ayunda, tentang menemukan satu labuhan rasa diantara miliaran manusia. Oh, how sweet…

Perahu kertasku kan melaju
membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila,
tapi ini adanya

Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati,
kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi
cinta-cinta… cita-cita … cinta-
cinta
yang lama ku pendam sendiri, berdua ku bisa percaya

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri
halangi rasaku, cintaku padamu

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

oh bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Jakarta, 240812, 12.13

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s