We’ll Survive Better


If you often get hit, will it stop the hurt when you get another hit?

Apakah seorang petinju –yang memang aktivitas sehari-harinya meninju dan ditinju– tidak akan lagi merasa sakit ketika ditinju satu kali lagi setelah tinju ke sekian?? Bagaimana menurut temen-temen?? Saya rasa, bahkan petinju yang sudah biasa merasakan sakit karena ditinju lawannya pun akan tetap merasakan sakitnya tertinju. Am I right??

Iya donk, coba bayangin, mau sudah se-terprediksi apapun rasa sakit pukulan lawan, tetap saja akan terasa sakit setelah dialami (ditinju) kembali. Sama seperti petani lebah yang sudah biasa tersentut lebah, tersentut untuk kesekian kalinya tidak lantas membuat sentutan lebah tersebut menjadi tidak meninggalkan rasa sakit. Cukup dua contoh sudah bisa menjelaskan kalimat pembuka ditulisan saya kali ini.

 

It still hurts when you get another hit…

Trus, apakah dengan tetap terasa sakitnya membuat kita seolah tidak belajar dari pengalaman mengalami berkali-kali rasa sakit yang sama sebelumnya?? Nope!! Kita tetap belajar, meski rasa sakit tetap terasa. Kita belajar untuk bisa memprediksi dengan lebih baik kapan kira-kira hal yang akan menimbulkan rasa sakit tersebut akan terjadi, kita akan belajar untuk meningkatkan daya tahan melawan rasa sakit tersebut, kita akan lebih kreatif dalam mencari cara untuk meminimalisir rasa sakit, dan masih banyak pelajaran lainnya.

Secara keseluruhan, mungkin kita memang tidak bisa sepenuhnya menghilangkan rasa sakit atau bahkan hanya bisa mengurangi sedikit sekali rasa sakitnya, tapi kita telah belajar untuk bertahan lebih baik dari sebelumnya. We learn how to survive better. So, buat saya, dan teman-teman yang mungkin pernah atau masih mengalami rasa sakit yang sama berkali-kali, we know that it still hurts, but make sure we learn to survive better than before.

Don’t give up!! Keep stand back on your feet for the umpteenth time..

Jakarta, 280612, 12.11

Advertisements

7 thoughts on “We’ll Survive Better

    • pastinyaaa,, dan setiap sakit hati sharusnya membuat kita belajar mengurangi rasa sakit terhadap sakit-sakit yang mungkin akan kita rasakan kedepannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s