Amal Andalan


Saya sudah pernah menyampaikan belum ya bahwa mau segiat apapun kita beribadah sesungguhnya itu semua tidak dapat mengimbangi bahkan nikmat sebuah bola mata untuk dapat melihat (kata seorang ustadz). 400 tahun beribadah tanpa henti dan tanpa jeda, masih belum bisa membayar nikmat tersebut, apalagi nikmat tubuh yang diberikan dengan segala indra yang bisa digunakan dengan maksimal. Dan surga sesungguhnya tidak dapat kita jangkau hanya dengan beribadah wajib saja.

Tidak sedikit dari mereka (yang dirahmati Allah) yang masuk surga bukan karena ibadah wajibnya. Lah trus, kalo begitu kita tidak perlu rajin-rajin beribadah wajib donk, lha wong gak beribadah aja ada yang bisa masuk surga?? Wah, tentu tidak, yang rajin beribadah aja masih tidak terjamin masuk surga, apalagi yang kurang rajin beribadah. Yang mau saya garis bawahi adalah tentang alasan yang bisa membuat mereka yang bisa masuk surga bukan karena ibadah wajibnya. Masih inget kan cerita zaman Rasul dulu, kisah seorang pelacur yang menggapai surga hanya dengan memberi minum seekor anjing. Keikhlasannya yang mengantarkan wanita tersebut ke pintu surga. Subhanallah… Kisah lainnya meninggalkan pelajaran tentang mereka-mereka yang masuk surge karena kesabarannya. Nah, dari situ bisa kita ambil kesimpulan bahwa disamping beribadah, wajib, kualitas amalan punya peran penting. Kenapa kita tetap harus berkejar-kejaran meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita, berharap satu diantaranya bisa mengantarkan kita ke surga dan mungkin dari pengamalan keikhlasan, kesabaran, keistiqomahan, dan lainnya. Zero mind process dalam setiap amal ibadahnya, yang semata-mata dipersembahkan hanya untuk Allah, tanpa ada niat-niat lainnya. Seperti yang disampaikan oleh bapak Ari Ginanjar (ESQ 165) tentang 1 dibagi tak terhingga akan menghasilkan hal yang tak terhingga. Jika dalam melakukan amalan tanpa dibarengi niat-niat pamrih ingin mendapat nikmat A, B, C, akan lebih besar lagi hasil yang akan kita dapatkan. Cukup sisipkan pengharapan atas ridho Allah.

Untuk itu, saya ingin berbagi pesan dari seorang Ustadz yang menyampaikan tentang amal andalan. Karena beribadah wajib saja tidak cukup mengantarkan kita ke pintu surga, sebaiknya masing-masing kita punya satu amalan andalan yang (wallahuallam) (insyaAllah) bisa membawa kita ke surganya Allah. Contoh amal andalan yang sempat saya dengar dari cerita-cerita para ustadz diantaranya menebar senyum kapanpun dimanapun orang tersebut berada, bahkan kepada mereka yang telah menyakiti hatinya, ada juga yang menjadikan aktivitas menyingkirkan kerikil dan duri dari jalan raya sebagai amal andalannya, ada yang mendedikasikan rejekinya disedekahkan untuk menjadi amal andalannya, ada pula yang menjadikan silaturahmi jadi calon jalan menuju surga, dan ada yang menjadikan air minum gratis yang ia sediakan menjadi amal andalannya, atau ada yang menjadikan solat malam yang tak pernah terputus, mengkaji qur’an, dan lainnya sebagainya jadi amalan andalan. Wallahuallam apakah mereka akan dirahmati Allah surga melalui amal andalannya tersebut tapi kenapa tidak kita tiru berbagai jalan menuju surga.

Jalan menuju surga menurut saya diciptakan dari keajaiban-keajaiban yang tidak bia diukur oleh parameter duniawi. Mari kita ciptakan keajaiban-keajaiban menuju surga dengan menciptakan jalan salah satunya melalui amal andalan dalam hidup kita.

Semua ingin ke surga bukan?? Dunia ini sebenarnya hanya satu bagian dalam persiapan menuju surge Allah, insyaAllah jika kita terpilih menjadi salah satu penghuninya.

Hmmm, apa dengan menikah dan menjadi istri yang baik?? Mendadak ingat jodoh yang sudah ditakdirkan sejak ditiupkan ruh dulu. Hehee…

 Jakarta, 200612, 12:20

Advertisements

5 thoughts on “Amal Andalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s