Tak Terbendung


Seperti membingkai air
Yang pasti akan merambat melalui lubang-lubang kapiler

Seperti menangkap udara
Yang tak ayal akan berhembus melalui celah-celah sebesar jarum

Seperti menahan lelehan larva
Yang pada akhrnya hanya akn meng-abu-kan apa-apa yang dilewatinya

Seperti menggapai langit
Yang tak kunjung sampai pada lapis terakhir

Seperti menantang matahari
Yang ujungnya tetap akn membutakan mata dan mengburamkan kulit ari

Seperti menghitung bintang
Yang selalu menangkap cahaya bintang lain setelah bintang terakhir

Seperti men-tawarkan lautan
Yang debit air tawarnya terkalahkan jumlah garamnya

Seperti itulah sebelanga rasa ini untukmu
Yang tak kunjung berhasil kubendung dari nila-mu

Jakarta, 300412, 23.03

Aurora Borealis

Advertisements

4 thoughts on “Tak Terbendung

  1. “Seperti itulah sebelanga rasa ini untukmu
    Yang tak kunjung berhasil kubendung dari nila-mu”

    tapi bukan maksudnya nila setitik rusak susu sebelanga khan?
    nila itu biru….biru itu…sedih.. apakah aurora sedang sedih
    nila itu biru….biru itu…rindu.. apakah aurora sedang rindu
    nila itu biru….biru itu…cinta.. apakah aurora sedang mbleber cintanya sehingga tak terbendung

    alangkah indahnya ungkapan2 itu (puisimu)

      • dia dan rasa
        akan selalu ada
        ada untuk bersama
        dalam suka maupun duka

        rasa hadir karena sesuatu
        sesuatu yang baru tentu
        semoga rasa hadir bukan karena sesuatu
        sesuatu yang menipu

        dia tidaklah lupa
        akan kehadiran jiwa
        jiwa yang berasa
        terhadap yang Maha kuasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s