Karna dengannya aku belajar sesuatu


Tuhan,,
Aku pernah meminta pakaian seindah mereka
Tapi ternyata Engkau beri aku pakaian sisa perca yg jauh dari keindahan
Lama baru aku sadari, ternyata indah sekali pakaianku ini
Karna didalamnya ada kasih ibu yang menjahitkannya terkhusus untukku
Tak ada yang bisa menyamai
Kau beri aku tahu arti keistimewaan
Yang tidak hanya keindahan yang aku ecapi, tapi juga kasih sayang…

Tuhan,
Keesokan harinya kupinta Kau beri aku mobil nyaman yang menghindarkanku dari terik mentari ataupun lebatnya hujan yang mengguyuri bumi
Tak lama dari itu, Kau beri ayahku sebuat motor butut yang bahkan untuk sampai tepat waktu pun mengharuskan aku untuk sedini mungkin bersiap
Mana kendaraan tempat berlindung itu??
Hingga saat harus kudorong motor bersama ayah sore itu..
Ternyata, kau beri aku kendaraan hangat yang didalamnya kau bonusi aku percakapan ayah dan anak…
Ah, apa gunanya mobil nyaman yang bisa melindungiku dari mentari jika hati dingin karna tak tersentuh kasih yang tercinta??
Aku baru memahami, ternyata motor butut ini adalah yang terbaik untukku
Kau pahamkan aku tentang arti kesyukuran dan kehangatan…

Tuhan,
Kali ini aku pinta Engkau hanya menjadikanku anak satu-satunya diantara ayah dan ibu
Lagi-lagi tak kau kabulkan mohonku…
Kau beri aku sejumlah adik yang tak ayal hanya membuatku naik pitam
Yang karnanya sering tak nyaman aku bahkan untuk melewati satu hari dalam kedamaian..
Hingga suatu hari mereka tumbuh besar dan hidup masing-masing
Ternyata lagi-lagi Kau bekali aku pelajaran kehidupan…
Tanpa mereka hadir mewarnai hariku, bagaimana bisa aku belajar arti kebersamaan dan keikhlasan berbagi??
Adik-adik yang juga mengajariku bahwa setiap orang adalah berbeda dan harus diperlakukan istimewa
Yang juga membuatku memahami tentang peran setiap manusia yang hinggap dalam hidup meski untuk beberapa detik saja

Tuhan,
Setelah kusadari semua pelajaran darimu, masih lagi aku meminta rumah nyaman untuk menjaga ayah ibu dan adik-adikku dalam satu rumah
Kali ini kau beri aku sebuah rumah yang jangankan masuk dalam kategori rumah mewah, bahkan untuk dibilang layak ditempati sejumlah besar anggota keluarga kami pun sepertinya masih jauh dari cukup
Namun kali ini aku tak lagi mengeluh,,
Lebih dini kusadari bahwa lensa keindahan, kenyamanan, kedamaian, dan kebahagian seharusnya aku letakkan tepat di mata ini hingga tak lagi aku cari nilai-nilai kesempurnaan dalam setiap benda yang tak kumiliki..

Aku sadari, kebahagiaan ternyata ada dalam kenyamananku dalam rumah sempit dengan sejumlah adik, dan motor butut serta kain perca yang aku miliki..
Bukankah tidak akan pernah ada habisnya jika kita selalu ingin menjadi orang lain, dan selalu ingin memiliki yang orang lain miliki?

Terima kasih Tuhan atas pelajaranmu yang sempurna ini,,
Kalaupun suatu hari semua harus terenggut, bukankah Engkau hanya ingin aku sadar bahwa setiap yang aku mliki tak lain datang hanya darimu? Engkau hanya ingin tak lagi Engkau aku posisikan setelah yang lainnya…
Akhirnya, aku mengerti dan terus mencoba memahamai segala yang terbaik dariMu Tuhan,,,
Hanya Engkau sebaik-baik Pemberi kebaikan yang terbaik,,,

Happiness is recognizing and appreciating what we do have
Jakarta, 051211, 20.31

Advertisements

2 thoughts on “Karna dengannya aku belajar sesuatu

  1. yuph, i do agree with u, histo.. Terkadang kita sering terpenjara dengan keinginan , tanpa menyadari bahwa Tuhan sudah memberi lebih dari apa yang kita butuhkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s