Make your lovable bright future


 


Waahhh,,, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog, lebih dari satu bulan… Kangen sekali menulis tapi aktivitas membuat saya kurang baik me-manage waktu untuk bisa menyisihkan beberapa menit berbagi dengan teman-teman…. Oke kalau begitu, saya coba untuk mulai kembali berbagi apa yang saya peroleh dalam kurun waktu ini.

***

Ada yang pernah nonton video orang paling iseng?? Orang Perancis yang benar-benar passion hidupnya adalah melakukan hal-hal out of the box yang menyenangkan baginya. Salah satu aksinya adalah ketika suatu hari dia memakai kostum Siput dan nangkring di tengah jalur bebas hambatan. Tidak hanya sebatas memakai kostum siput tapi juga berperilaku seperti siput yang berjalan benar-benar lambat dan terseok-seok. Walhasil, kemacetan panjang dan bising klakson tidak terhindarkan. Hahahaaa… saya cuma bisa tertawa. Orang ini benar-benar total dalam menjalankan misinya.

 

Aksi lainnya adalah ketika dia menyusup seolah bagian dari team sepakbola yang saat itu menang tanding. Lengkap dengan kostum team dan confidence yang tidak tanggung-tanggung. Ikut berlari sana-sini menyapa supporter team seolah dia adalah satu dari bagian team yang sukses. Bahkan, sampai-sampai dia ikut berpose dan sempat di wawancarai oleh media setempat. Guess what?? Tidak ada yang menyadari bahwa ada penyusup ditengah-tengah mereka. Saya hanya tertawa terbahak-bahak dan kagum dengan apa yang dilakukannya.

 

Pada saat itu, saya tiba-tiba terinspirasi oleh apa yang dilakukan orang iseng dari Perancis ini. Hey… dont under-estimate him… Dia bisa jadi contoh besar bagi kita khususnya dan umumnya bagi hampir sebagian besar orang Indonesia. Dont you realize??, dia adalah contoh dari seseorang yang benar-benar tahu apa yang dirinya sukai,, dia adalah contoh nyata seseorang yang tau gambar besar seperti apa dia ingin digambarkan didepan sana. He loves what he do and doing what he loves!! Dan saya seketika tersadar, ini jalanNya dalam menuntun saya untuk perlahan mengerucutkan saya pada satu pilihan agar tidak lagi menyesali pilihan yang akan saya pilih nanti. Untuk itu saya harus memilih pilihan yang senang dan menyenangkan, nyaman dan menyamankan, serta besar dan membesarkan. Tidak lagi memaksa untuk menyukai atau mengikhlaskan yang disukai.

 

Once you choose don’t ever regret it

 

Ya.. dont ever regret what you’ve choosen!! Saya pernah dan bahkan masih menjalani beberapa pilihan yang sebenarnya saya paksa untuk saya sukai untuk menghindari sesal yang mungkin terjadi. Dan saya tidak ingin lagi menjalani pilihan dengan keterpaksaan!! Memang tidak saya ingkari bahwa saya telah mendapatkan banyak hal baik dari pilihan tersebut, tapi bukankah lebih baik jika yang terbaik datang dari pilihan terbaik yang memang kita sukai?? Belajar untuk teguh memegang pilihan yang memang kita sukai tanpa mengesampingkan imbas dari kebijakan pilihan kita.

 

Nah, pertanyaan selanjutnya, bagaimana agar kita tidak salah pilih??

 

You have to get to know really well what you wanna do

Dari hasil analisis sederhana saya, yang pertama harus kita ketahui adalah bagaimana caranya agar pilihan kita telah kita ketahui dengan baik good and bad side effect-nya, konsekuensinya, dan kesiapan dalam menghadapi kesuksesannya. Saya pribadi, untuk benar-benar menemukan satu demi satu pilihan yang benar-benar terbaik menurut saya (untuk saya jalani), butuh waktu tidak hanya dalam hitungan hari, minggu, atau bulan, tapi tahun!! Bertahun-tahun saya menjalani proses hingga perlahan-lahan membawa saya pada puncak segitiga yang pada akhirnya mengerucutkan pilihan setelah semakin mengenal diri, mengenal kemampuan diri, dan mengenal kekuatan diri untuk bertahan hingga akhir.

 

Saya jadi ingat ketika saya berkesempatan kuliah di korea, saya sempat kaget menemukan bahwa teman sekelas saya sebagian besar lebih tua 3 sampai 6 tahun diatas saya. Ketika saya bertanya mengapa sampai setua itu mereka baru mengenyam bangku kuliah, hampir semua menjawab bahwa mereka baru sukses mendapatkan impian mereka (jurusan yang disukai) setelah beberapa kali mencoba (dan gagal) bahkan hingga empat kali mencoba. Saya mempelajari betapa pentingnya berjuang dan berdamai dengan waktu untuk meraih hal yang benar-benar kita sukai. Dan satu hal lagi, ketika yang kita jalani adalah hal yang kita suka maka kekuatan kita untuk bisa bertahan jauh lebih besar dibandingkan dengan mereka yang menjalani pilihan dengan keterpaksaan tanpa ada kesepenuh-hatian didalamnya.

 

You have to get your partner along the way

Selanjutnya adalah pentingnya kita memiliki partner untuk mempertahankan pilihan yang sedang kita perjuangkan. Tidak usah jauh-jauh mencari contoh, dari buku dan film-film best-seller seperti tetralogi Laskar pelangi dan Negeri 5 menara kita diberi gambaran nyata bahwa kadang kaki kita mudah goyah dan seketika bergetar jika sampai pada pijakan curam yang membahayakan, untuk itu kita butuh gapaian tangan dari partner kita (kalaupun tidak sampai menghilangkan kecuraman) minimal untuk menghilangkan getaran ketakutan di kaki kita. Orang paling iseng dari Perancis pun mempunyai partner, yaitu kameramen yang setia merekam dan berlari-larian bersamanya, hingga akhirnya ulah-ulahnya bisa sampai kita nikmati.

 

Ya, kurang lebih dua hal tersebut yang menjadi bahan dasar untuk bisa menghindari penyesalan dari pilihan demi pilihan yang kita buat selama hidup. Tidak ada seorangpun yang bisa mengubah masa lalu, tapi setiap orang bisa mengubah masa depannya. Ayo, kita fokus pada masa depan kita, jaga agar tidak lagi berada terlalu dekat dengan penyesalan-penyesalan yang mungkin bisa terjadi.

 

Then, have a nice day everyone,,,

See you in other story..

Jatinangor, 010711, 22.59

Advertisements

2 thoughts on “Make your lovable bright future

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s