Pergi secepatnya atau tinggal selamanya


sendiri

Tidak punya perasaan!!
Tak taukah kau bagaimana susahnya mengumpulkan kembali serpihan hati yang sempat kau rekatkan?
Seolah tak kan lagi mungkin ia pecah berantakan seperti saat ini..
Jika kemarin masih kudapati bongkah-bongkah besar hatiku yang sempat retak,,
Kali ini tak mampu lagi aku temukan serpihannya
Tak lagi utuh hati ini karnamu…

Pergi dan menjauh!!
Biarkan aku dan sendiriku…
Seharusnya jangan penah kau hampiri aku…
Jika memang kau inginkanku
Datang dan jangan pernah beranjak..
Genggam aku selamanya..
Tidak seperti ini,,,
Kau letakkanku dalam kepalanmu
Lalu kau lepaskan tanpa pernah bisa kau rengkuh aku kembali…

Kembalikan hatiku seperti semula!!
Kembalikan perekatnya,,
Biar aku yang menyimpannya sendiri
Agar tak lagi takut ku akan retak-retak dihati
Kembalikan kemudinya,,
Biar aku yang memutuskan kemana akan pergi
Agar tak lagi hilang akal aku kala tersesat tanpamu disisi..

Regang dan lepaskan…
Atau genggam dan eratkan…
Jangan hanya datang memapah sesaat dan kemudian membiarkanku terseok berjalan bersama luka yang menganga…

Datang untuk tinggal selamanya,,
Atau pergi secepatnya dan jangan pernah singgah sama sekali…

*FIKSI*
Belajar buat prosa sedih…
Jatinangor, 200311, 16.36

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s