HECTIC, tapi ternyata ini yang saya rindui



Iya, memang,, kali ini hanya ingin curhat… Minggu ini ya ampun padatnyaaaa,, setelah sekian lama hanya disibukkan dengan skripsi dan kegiatan komunitas saja.

 

Semenjak senin dapat informasi untuk tanda tangan kontrak kerja dengan rumah zakat, hari itu juga langsung dapat tugas yg harus dikumpulkan maksimal hari kamis, lumayan banyak yang harus saya translate indo-inggris. Kemudian tiba-tiba saya dapat tugas tambahan dihari selasa yang harus selesai Rabu pagi. Selasa malam, tulisan buat teman yang akan meninggalkan Jatinangor juga harus selesai.

 

Hari rabu, translate laporan sudah beres dan masih sisa setengah translate tugas pertama. Masih menyisakan tugas untuk mempersiapkan draft Skripsi untuk bimbingan di Kamis pagi karena Kamis siang harus ada laporan bahwa minggu ini saya sudah ada progress (melakukan bimbingan) skripsi. Selain itu, saya juga harus menyicil persiapan materi untuk disampaikan Jumat malam di Sumedang. Tiba, tiba, menjelang maghrib, dapat telpon dari salah seorang alumni (yang sudah sangat banyak membantu saya) dan memohon bantuan saya untuk menjadi translator kepala Balai dalam pertemuan bersama beberapa tamu dari Asia-Afrika di hari Jumat siang. Sempat kaget dan ingin menolak, tapi karena sepertinya mereka juga tidak punya cadangan lain, dan waktu yang memang sudah mendesak (ditambah dengan rasa hutang budi saya terhadap akang alumni ini) walhasil saya meng-iyakan, walaupun saya sendiri tidak terlalu yakin dengan kemampuan pribadi.

 

Setelah meng-iyakan, sempat menghela nafas dalam dan kembali menelusuri step by step sekian banyak hal yang harus saya kerjakan dengan maksimal selama dua hari ini. Waoow,,, banyak sekali.. Kamis pagi saya harus mengirimkan hasil translate-an saya, kemudian bimbingan, kemudian laporan ke TPBK, selanjutnya ke BPBD untuk meeting mengenai acara balai yang akan dihadiri tamu Asia Africa, selanjutnya saya harus datang ke Pengajian Komunitas Jatinangor 16 May. Waaoooww,, bismillah…

 

Selanjutnya, Kamis malam, slide presentasi harus sudah fix dan persiapan untuk menjadi translator di hari jum’at juga harus sudah terselesaikan. Jumat pagi ke Bandung mendampingi kepala Balai (semoga tidak mengecewakan) selanjutnya kembali ke Jatinangor dan Jumat sore harus sudah berangkat ke Sumedang untuk berbagi ilmu jam 8 malam. Wahhh,, menuliskannya saja sudah sedikit melelahkan. Semoga Allah memberi saya kekuatan fisik untuk menyelesaikan semuanya.

 

Sabtu dan minggu adalah saatnya memberikan reward kepada diri sendiri atas semua yang telah dilakukan nanti. Semoga semua rencana berjalan bahkan lebih baik dari yang bisa tertulis dan ter-imajinasikan. Dan ternyata, saya sangat merindukan kesibukan seperti ini, yang membuat saya bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal dan se-efektif mungkin, yang membuat semua deadline justru selesai tepat waktu seperti saat dulu masih aktif-aktifnya berorganisasi. Hectic memang,, tapi nikmat ternyata…

 

*kembali ke translate-an*

Jatinangor, 160311, 23.39

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s