Allah bantu mempersiapkan


Akhirnya sempet nulis juga cerita ini. Alhamdulillah baru beberapa hari yang lalu saya officially jadi part time translator di Rumah Zakat. Saya juga gak nyangka sampai bisa jadi translator disini, awalnya sie karena dapet tawaran dari salah seorang kakak kelas. Setelah ditimbang-timbang dengan prioritas skripsi, saya pun memutuskan untuk bersedia mengikuti test karena ini hanya sebagai part timer bukan full time job.

 

Test pertama pun dimulai, test bahasa Inggris meliputi structure and reading comprahansion plus writing dengan terlebih dahulu memilih satu dari beberapa topik yang tersedia. Dalam waktu 1 jam sudah harus bisa menyelesaikan semua soal, alhamdulillah akhirnya beres juga. Kemudian sehari setelahnya, saya kembali dihubungi untuk mengikuti seleksi tahap dua yang secara tidak langsung berarti saya lulus test pertama. Test kedua ini, woalah maaakk,, susah bener,,, awalnya yang seharusnya interview malah jadi translate beberapa produk marketing Rumah Zakat, dan dalam waktu 3 jam saya harus mentranslate 1 brosur, 1 semi booklet, dan artikel majalah. Huwahh,, diawal saya banyak-banyak istighfar, bisa gak ya bisa gak ya… masalahnya gak pake persiapan apa-apa nie. Tapi alhamdulillah selesai tepat waktu, walaupun tangan sampe pegel-pegel, tinta pulpen sampe habis, dan dari yang semangat sampe pasrah.

 

Test kedua ini, membuat saya gak pede berat. Ah, serahin sama Allah aja, kalau rejeki ya insyaAllah gak akan kemana. Dan ternyata Allah masih memilihkan jalan terbaik saya untuk mencicipi kerja di Rumah Zakat dengan meluluskan test kedua. Alhamdulillah… setelah kemarin tanda tangan Mou dan kontrak kerja temporal, sekarang saya dapet kesibukan baru menjadi translator disana. Semoga saya bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya ya Allah… dan sekarang, siap-siap translate tugas yang sudah diberikan, yang nantinya sudah diwanti-wanti akan sampai beratus-ratus lembar translate-an yang harus diselesaikan. Bismillah… InsyaAllah bisa!!

 

Tidak terlepas dari rencana Allah dalam skenario hidup hambaNya, kali ini saya pun merasa Allah ikut serta dalam persiapan masa depan saya. Well, mungkin masih terlalu dini, tapi saya merasa sedang dipersiapkan untuk mengasah kemampuan writing saya melalui pekerjaan menjadi translator ini. Saya akan terbantu dalam mengembangkan vocabulary dan kemampuan menulis dalam bahasa Inggris. Ah, Allah memang paling tau jalan terbaik buat hambaNya, lagi-lagi terkagum-kagum,.,

 

Jatinangor, 150311, 07.52

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s