Tomorrow is Mistery


Ketika saya menonton konser Erwin Gutawa di S*CTV, sempat tertangkap oleh mata salah seorang teman SMP saya yang kabarnya kuliah di IKJ jurusan tari di Jakarta. Ya, saya tidak salah lihat, berkali-kali saya pastikan dan itu benar-benar teman SMP saya. Ternyata jam terbang nari disana-sininya bukan main-main sampai akhirnya bisa menari disana. Saya pikir, ini bukan kali pertamanya, langsung saja saya sambangi situs jejaring sosialnya untuk menjawab rasa penasaran saya. Saya dapati banyak album foto penampilannya di TV-TV swasta Nasional, benar dugaan saya, sudah sering ternyata. Bahkan banyak foto bersama tokoh-tokoh kenamaan Indonesia. Tak lama dari itu, saya pun langsung menelusuri foto-foto lainnya, bahkan ternyata teman saya itu sudah sampai accross the sea manggungnya, gak tau untuk acara apa, tapi dia sampai menyambangi California University of Art, California, US, dimana saya lihat terdapat dokumentasinya bersama Slamet Rahardjo, juga mengunjungi Berlin, Jerman. Waoww,, saya hanya bisa berdecak kagum.

 

Saya akan sedikit bercerita tentang latar belakang saya dan dia di masa lalu. Ketika akhirnya saya terdepak dari pulau Timor yang saya cintai karena kerusuhan tahun ’99, saya bersama keluarga langsung saja kembali ke Lampung menuju Kabupaten Tanggamus dimana kakek saya tinggal. Sempat saya lanjutkan SMP di salah satu SMP yang cukup baik di kabupaten, dan disanalah saya mengenalnya. Dari sebuah sekolah di pojok pinggiran anak kota, tidak ada yang mengira dia bisa sampai meniti karirnya hingga ke negeri sebrang, dan benar-benar mulai masuk dalam hitungan profesional.

 

Lain daerah lain pula ceritanya, ada lagi seorang teman SD saya ketika di Timor-Timur. Dia asli orang Timor dengan Tipikal wajah tegas dan sedikit sangar, berkulit legam. Berbeda dengan teman SMP saya tadi, saat ini teman SD saya ini berdomisili di UK, Inggris. Saya sempat tak percaya ternyata jejaring sosial mengantarkan kami untuk bisa bertegur sapa dan sempat berbagi cerita. Ternyata 1 tahun setelah kerusuhan, teman saya tadi berangkat ke Portugal. Oia, orang Timor banyak yang masih memiliki silsilah nenek moyang asli dari Portugal, begitu pun teman saya ini. Setelah 1-2 tahun (saya lupa) dia berada di Portugal, teman SD saya ini ikut kakaknya pindah ke Inggris dan bekerja disana. Siapa yang pernah menyangka?? Kami berpisah dengan nyawa yang sedang meregang diubun-ubun, dan ternyata dia bisa melanjutkan hidup sebagai warga Inggris.

 

Tidak ada yang tahu apa yang sudah dipersiapkan oleh hidup untukmu di depan sana. Semua kita mungkin saja mengukir masa depan yang berbeda dan cukup istimewa untuk ditorehkan dalam sejarah ketika kelak dikenang di masa tua, hanya masalah pilihan saja, apa yang kita pilih sangat menentukan bagaimana masa depan kita nanti. Jalannya berbeda-beda, ada yang by achievement, ada juga yang by accident, yang penting adalah how we react atas semua pilihan yang telah dibuat.

 

Tomorrow is mistery, obviously,,

But, don’t you wanna plan it starting from now on??

So you can choose the bestest one.

 

Jatinangor, 030311, 01.03

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s