Meski Warna Kita Tak Pernah Akan Berbaur


Apa kau tau betapa malu, panas, dan merahnya wajah ini saat mencoba bersembunyi namun selalu saja tersingkap setiap kali berpapasan dengan bayangmu???

Apa kau tau susahnya meredam rasa sedang setiap detik kau terus menghadirkan percikan rasa yang terus memancar??
Apa kau tau lelahnya mencari cara untuk jauh namun terus terperangkap dalam magnet mendekatimu?
Apa kau tau sesaknya bernafas dengan udara yang setiap partikelnya ada kamu yang memenuhi ronggaku?
Apa kau tau sedihnya berkali-kali ingkar janji pada diri sendiri setiap kali berbenturan denganmu?
Apa kau tau betapa sakit rasanya mencintai sedang aku tau kau tak akan pernah termiliki?

Tidak..
Kau belum tau
Atau mungkin tidak akan pernah tau
Kecuali…
Jika kau merasakan hal yang sama denganku
Dan rela letih bersamaku untuk sedikit demi sedikit mengikis beda kita

Tak peduli seberapa besar getaran rasa kita
Atau seberapa kuat kesamaan kita..
Namun warnamu dan aku benar-benar berbeda
Tak mungkin tergabung dan menyatu mencipta warna baru
Karna aku pun tak begitu yakin aku kuat jika harus mengubah warna,,,

Meski berbeda,, aku tetap punya sejumlah rasa buatmu disini,,
Meski sampai akhir nanti pun tak bersama,,
Karna rasa ini hanya perlu aku beri
Tak perduli akan berbalas atau tidak,,

Semoga kelak,,
Kita bisa berada dalam medium warna serupa,,
Tidak lagi sekontras ini,,
Tidak sesilau ini ketika aku mencoba memandangmu…

Ah,,
Ini bukan lagi urusanku
Aku serahkan saja padaNya
Yang selalu tau jalan menembus apapun di dunia ciptaanNya ini…
Hingga nanti kau temukan jawab mengapa tidak warnaku yang kau pilih dari semua yang ditawarkanNya…

Kalau memang kita tak pernah akan berbaur
Biarkan aku hidup dengan luapan ini sendiri,,
Meski tanpa kamu..

Jatinangor, 160211, 22.56

Apa kau tau susahnya meredam rasa sedang setiap detik kau terus menghadirkan percikan rasa yang terus memancar??
Advertisements

One thought on “Meski Warna Kita Tak Pernah Akan Berbaur

  1. Aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan
    aku hanya kan bahagia kalo dia bahagia

    tak harus milikinya karena kita beda dunia
    sudahlah biarkan kita menempuh jalannya masing-masing
    aku kan tersenyum melihat mu
    dari kejauhan,,,
    aku akan bahagia kalo kau bahagia…
    #senyum terpaksa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s