Warna Pelangi di Satu Sore


pelangi, hati, menunggu, waiting

Sulit kucari dia yang bisa membuatku tak henti berangan
Tak mudah kudapati ia yang selalu membuatku terus menggerakkan jari-jari menjelma goresan abadi
Sekalinya kutemui… Ia telah memilih yang lain sebagai penghuni hatinya
Yang tak mungkin bisa untukku menyelinap dan perlahan menggerogotinya
Terlalu besar dia yang menempati hatinya, hingga begitu sesak untuk sekedar kudapati celah mengendap-endap mengamati keroposnya satu sisi yang bisa aku singgahi dan aku kuasai…

Hingga aku pun menyerah ketika dia menghampiriku
Dan menawarkan kekar telapaknya untuk menggenggamku atas nama persahabatan.,
Kemudian bertanya, apakah aku bahagia??
Aku pun menjawab “Aku tidak bahagia, tapi sangat bahagia..”

Ya,
Aku sangat bahagia hanya karna bisa berada didekatmu
Meski hanya sebagai tempatmu berkeluh kesah dan berbagi cerita tentangnya
Aku sangat bahagia hanya karna kesempatan yang masih bisa aku rasakan
Ketika kau memilih pundakku untuk bersandar
Aku sangat bahagia
Ketika pertama yang kau ingat adalah aku
Meski hanya sebatas sahabat…

Aku sangat bahagia..
Meski terdengar munafik
Dan terasa dusta..
Paling tidak…
Di satu sore ini, telah kudapati warna-warni pelangi

***

Tuhan..
Sebenarnya aku hanya ingin jatuh cinta
Hanya ingin merasakan bahagia karna seseorang yang balas perhatiku

Andai dapat kucuri cinta siapapun diluar sana
Telah kucuri cinta sejak dulu..

Jatinangor, 150211, 01.40
*terinspirasi dari film korea*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s