Mungkin memang tak pernah akan berbalas


feel

Sepertinya aku terlalu tinggi menggantungkan asa
Asa akanmu yang lebih dulu menaruh hati padaku
Sepertinya aku terlalu dermawan dalam membagi hati
Hingga tak butuh waktu lama kuberikan sejumlah besar milikku padamu
Sepertinya aku terlalu mudah menyimpulkan rasa
Untuk sejalin ikat yang sebenarnya memang tak pernah kau awali

 

Mungkinkah kemarin aku hanya terlalu berharap akanmu ?
Lalu untuk apa prosa manis itu kau alamatkan padaku ?
Atau mungkin tidak hanya aku yang kau beri untaian indah kata itu ?
Lantas, apa arti balasanmu dengan selipan kata “kita” ?

 

Sengajakah kau buat aku berpikir bahwa kau telah mengistimewakan tatapan itu untukku ?
Atau memang benar-benar hanya tertuju padaku ?

 

Ah,,
Lelah aku menduga
Tak kunjung usai aku mencari jawabnya..
Suka atau tidak kau padaku
Aku tetap akan memberikan hati ini
Dengan atau tanpa persetujuan darimu
Hingga sampai nafas terakhirku…
Dengan bingkai hati yang tetap berlubang
Karna rasaku memang tak pernah berbalas…

 

Jatinangor, 020211, 23.25

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s