DIAM DAN JANGAN PERGI


hening

Degup jantung berkejar-kejaran
Mata memanas
Kaki seolah tak lagi punya daya untuk menopang tubuh
Lidah kelu tak tau harus apalagi yang diucapkan
Seperti sedang berjalan menuju ujung yang salah
Bukan akhir yang dituju
Tidak seperti garis finish yang didamba-dambakan..

Aku tau ini hanya rasa sesaat
Hanya hinggap untuk sementara
Mewarnai proses agar lebih terasa manis diakhir
Menguji nyali untuk berhenti sejenak mencari garam kehidupan

Hanya saja,,
Saat ini aku sendiri
Tak ada orang terbaikku disekitar

Hanya saja,,
Mereka sedang berada jauh disana
Mencari bahan demi bahan pelengkap hidup..
Karna mereka juga punya kehidupan
Dan aku tau bukan saatnya untuk menaikkan egoku

Tidak tepat waktu
Itu saja masalahku
Kenapa rasa tak nyaman ini datang saat ini
Kenapa tidak dikala orang-orangku ada disini

Sepertinya ada ujian baru yang diberikan
Untuk menyelesaikan masalahku sendirian
Bukan tanpa dukungan orang-orangku
Hanya tanpa kehadiran mereka saja..
Ya,, hanya itu,,

Ah,,,
Andai saja telepatiku bisa dihantarkan langit
Aku hanya ingin ada mereka disisi
Tak perlu membawa solusi
Karna sebenarnya telah kumiliki
Tak perlu pula bersama segudang nasihat
Karna aku pun punya stok yang lebih banyak dari itu..

Yang tidak aku miliki hanya keberadaan mereka
Untuk sekedar mendengarkan senggukan tangisku
Dan sedikit mencurahkan keluh kesahku
Andaikan harapan ini masih bisa terkabul
Aku hanya ingin orang-orangku menampakkan diri
Diam dan jangan pergi
Hanya itu…

Jatinangor, 011010, 15.51

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s