The Destiny of Love


Letters to Juliet

Oleh2 nonton film “Letters to Juliet” yang sdh dr beberapa bulan sebelumnya saya nanti-nantikan. Awalnya karna kesukaan saya dengan lagunya Taylor Swift “Love Story” gara-gara salah satu temen yang gak pernah nggak nyanyiin lagu itu setiap karokean.. Sebagai pencinta drama romantis setelah saya ketularan suka lagu ini langsung deh heboh sendiri ngabar2in ke tmen saya tadi setelah saya tau kalo lagu itu jadi soundtrack film “Letters to juliet” yang bakal segera tayang…

Ngeliat traillernya bikin penasaran.. Pas tau udah ada DVDnya langsung deh buru-buru beli n nonton dikosan… Gak tau karna saya sudah terlanjur suka jauh-jauh hari sebelumnya atau karna memang film ini romantis menurut penonton lainnya juga, tapi film ini memang bener-bener romantis…. Sebagai satu dari kebanyakan cewek yang suka dengan dunia dongeng yang jadi kenyataan pastinya saya suka sekali dengan film ini. Hikmahnya adalah bahwa cinta akan selalu menemukan takdirnya… Kalau memang jodoh, meski sudah terpisah puluhan tahun tetap akan bersatu juga pada akhirnya…. *berbinar2*

Jadi inget saya pernah baca true story tentang jodoh, yang salah satu ceritanya adalah seorang laki-laki setelah ditinggal mati almarhum istrinya kemudian bertemu dengan cinta pertamanya semasa kuliah dulu. And guess what, tangan Tuhan sudah bermain didalamnya, pada akhirnya mereka pun bersatu dalam mahligai pernikahan. Semoga nasib kita tidak setragis mereka-mereka yang sempat terpisah sekian lama dulu baru bertemu dengan jodohnya masing-masing. *AMIEENNN*

Oia, ketika membaca cerita ini dan menonton film “Letters to Juliet”, saya sempat bingung mana ya jodohnya yang sebenernya?? Dan ternyata ada penjelasan bahwa bukan tidak mungkin seseorang berjodoh lebih dari satu, walopun begitu, dalam hati saya tetap berharap jodoh saya satu saja… hihihiii

“Do you believe in destiny? I believe!! i guess it’s my destiny to be here, right now.”
Sebenarnya ini selalu jadi pertanyaan saya sejak dulu, bagaimana kita tau orang yang disamping kita saat ini atau dikemudian hari itu adalah jodoh kita??? Ada yang bilang sie rasanya beda tapi ada juga yang bilang dengan menjalani apa yang ada dihadapan kita mungkin itu satu cara bagaimana kita membuatnya menjadi seseorang yang ditakdirkan untuk kita. Ahhh,,, mollayoo (gak tau deh),,, sepertinya sie pasti ada yang berbeda ketika memang kita bertemu jodoh kita. Dimanapun dan dengan siapapun kita saat ini, itu juga sebenernya sudah menjadi bagian dari takdir kita.

“When we are speaking about love, Its never too late”
Berdoa saja semoga yang kita temukan dan kelak kita putuskan untuk menjadi teman menjalin hubungan sehidup semati nanti adalah jodoh kita, but even if it’s too late *dalam ukuran usia* it will never ever be too late if its about love….

Whoever and whenever, love will always find a way to be match with our destiny
Jatinangor, 200910, 00.53

Advertisements

2 thoughts on “The Destiny of Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s