Hidup ini hanya Mimpi belaka


Teman-teman, sudah nonton film INCEPTION??? Saya sudah donk,,,, saat itu saya benar-benar tertarik dengan sinopsis filmnya yang bercerita tentang dunia hypnosis. Kebetulan saya sedikit tau dan pernah mendulang ilmu hypnosis dan hypnotherapy pada ahlinya.

Dan saya terkesima..
Kagum sekaligus bergidik ngeri sendiri… Saya sendiri meski sudah sempat sedikit tau ilmunya tapi masih belum bisa membuktikan apakah benar bisa diciptakan dunia senyata dan sedetail itu??? Terkagum-kagum dengan fungsi otak dan alam bawah sadar manusia, begitu hebatnya Sang Pencipta menciptakan organ sehebat otak hingga bisa membangun dunia dalam dunia. Miris dan sedih juga karna sampai-sampai ada orang yang lebih memilih tidur dan bermimpi tentang kehidupan yang lebih baik daripada menghadapi kenyataan hidupnya sendiri. Mimpi menjadi escape door atau tempat pelarian dari kesulitan hidup.

Masuk dalam scene merencanakan pembangunan ‘mimpi dalam mimpi dalam mimpi’ atau tiga level kedalaman mimpi untuk membuat subjek kelimpungan membedakan mana yang nyata dan mimpi, sempat membuat saya tercengang, bisa ya gitu?? Hebatnya si pembuat film berimajinasi,,, tidak hanya film ini tapi juga film-film lain dengan alur cerita yang rumit dan efek-efek yang imajinasi saya belum bisa menjangkaunya,,, lagi-lagi sebenarnya yang saya kagumi adalah kinerja otak dalam menciptakan imajinasi. Dan sebenarnya yang benar-benar mengagumkan adalah Yang Maha Pencipta manusia dengan segala fungsi otak dan organ tubuh lainnya. Subhanallah….

Dan ketika saya sedang terkagum-kagum ria, tiba-tiba saja saya tercekat…. mungkinkah hidup di dunia ini hanya mimpi seperti dalam film inception??? Pernah denger kan kalau berpuluh-puluh tahun di dunia ini sama seperti 1 jam di akhirat. Sama seperti konsep mimpi yang dipaparkan dalam film inception. Di dunia nyata hanya 1 minggu tapi di dunia mimpi bisa sampai dengan 50 tahun. Kalau memang dunia ini hanya mimpi sudah seharusnya kita tidak menghambakan diri untuk kehidupan duniawi, karna sebenernya dunia yang nyata dan abadi kelak adalah akhirat,,, Sudah seharusnya kita meng-orientasikan hidup kita untuk keabadian akhirat. Sudah seharusnya kita beribadah dengan sebaik-baiknya ibadah kepada Sang Pencipta untuk mendapatkan sebaik-baiknya kenyataan di dunia sesungguhnya (akhirat). Kalau memang seperti itu sudah sewajarnya kita tidak meng-ignore begitu saja ajaran agama yang mengajarkan kita melakukan sebaik-baiknya persiapan diri untuk akhirat kelak. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menjadi orang yang baik. Baik di mata Sang Penciptanya dan diantara sesama ciptaannya….

Astagfirullahhhh….
Lagi-lagi kembali diingatkan
Memang benar seluruh yang ada dan terjadi disekitar kita terkandung banyak pelajaran, termasuk dalam tontonan kali ini. Terima kasih Allah karna masih membukakan pintu masuknya ilmu kedalam diri… Bantu aku untuk tetap berada dalam kerendahan diri… Amien,,,

Jatinangor, 180810, 06.35

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s