Hanya Nikmat Lainnya


Kemarin aku dibuat takut
Akan kepastian satu kenikmatan dalam diriku
Yang setelah kuingat2, sepertinya tak sering pula aku syukuri

Aku benar-benar dibuat kacau tak karuan
Mencoba berlari dan terus melangkah maju
Berharap semua akan terlupa dan akan baik-baik saja
Tapi ternyata tak membuahkan apa-apa
Sebaliknya ketakutanku makin besar…

Semua yang dilakukan berakhir tak sempurna
Karna satu nikmat yang mungkin akan segera tercabut
Akibat kelalaian dalam menjaganya
Seolah abadi ia dalam diri

Kusadari
Cepat atau lambat niscaya ia akan menampakkan dirinya kepermukaan
Kenapa tidak segera kucari sejak awal

Jika pun itu kesalahan
Maka akan ada lebih banyak waktu untuk memperbaiki
Atau jika itu adalah keabnormalan sesaat
Setidaknya aku yakin bahwa semuanya baik-baik saja
Dan aku tau bagaimana menjaga yang sudah seharusnya terjaga sejak awal

………..

Jumat pagi itu
Kusiapkan diri dengan segala kemungkinan
Kulatih degup kegugugupan hati untuk menghadapi yang terburuk
Kueratkan genggam jemari berharap semua ketakutan pun akan terhempas habis keharibaan pertiwi

Aku tau
Aku takut akan dosa-dosaku
Aku takut akan semua waktu yang belum termaksimalkan
Aku takut akan semua kesempatan yang telah terlewatkan tanpa kebahagiaan yang kutebar
Aku hanya takut
Aku kehabisan detik demi detik yang sedang tersia saat ini

Hingga akhirnya
Terdengarlah dua patah kata itu
Yang bagiku jauh lebih ringan
Yang kurasa tak lebih dari nikmat-nikmat lainnya
Meski banyak orang berkata ‘malangnya diriku’

Aku hanya tau
Bahwa skenario-Nya memang tak pernah lebih indah
Tak pernah lebih sempurna
Tak pernah lebih tepat perhitungan
Tak pernah lebih akurat eksekusi waktunya

Dan aku tau
Saat ini pun
Tidak ada nikmat yang dicabut
Aku lagi-lagi sedang diajari
Untuk menjaga nikmat yang telah kumiliki
Bahkan,,
Aku pun diingatkan kembali
Untuk mengaktivasi nikmat-nikmat lain yang mungkin tak kusadari belum kusyukuri

Dan semuanya
Menjadi indah,,,
Tak pernah lebih bisa kusyukuri
Dalam balutan sempurnanya pembuatan liku cerita hidupku

Aku hanya harus bangkit kembali
Karna hari ini pun
Akan menjadi hari kemarin
Yang akan tertinggal sebagai kenangan,,,,

Terima kasih..
Atas nikmat yang tak hentinya Engkau anugrahkan,,

Jatinangor, 140710, 19.53

Advertisements

One thought on “Hanya Nikmat Lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s