Pemintal Baju Terindah


dress

Terus kutelisik satu demi satu jerami
Ternyata tak kunjung kudapatkan..
Seteliti apapun kucoba mencari, hanya jarum setinggi-tingginya perolehan

Kuraba-raba dalam kegelapan tanpa cahaya
Tapi tetap berakhir dengan kosong
Yang sempat terasa hanya sehelai rambut yang entah siapa pemiliknya

Kusingkap lembar demi lembar
Tak ada yang tersentuh tak lazim
Hanya ada selembut pintalan benang sutra yang sepertinya baru saja terpotong

Terus kugapai hingga yang susah terjangkau
Tapi hanya kotak kayu usang yang terbaik kudapatkan
Berisi kertas dengan goretan sepenuh hati pembuatnya

Segenap usaha telah kucurahkan
Tak juga kutemukan kamu si pemberi baju terindah
Yang ada hanya jejak proses pembuatannya untukku
Semakin kucari, hanya ada kagum yang tertinggal

Aku bahkan punya cukup banyak waktu untuk mengakhirinya dengan tangan hampa
Aku sampai menjadi pencipta waktu yang kian melimpah untuk memikirkanmu

Siapapun yang telah memintalnya untukku
Yang tak pernah berharap puji
Kamu selalu meretas lamun panjang dalam hariku

Siapapun kamu
Terus kulafazkan asa akan hadirmu
Hanya untuk mengenalkan diri sebagai pemintal baju terindah yang pernah kumiliki
Atau sekedar adu pandang dan mendekap waktu sejenak dalam diamnya mata yang membahasakan beribu makna

Jatinangor, 130510, 21.35

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s