Tak kan ada gantinya


pergi

Baru maghrib tadi saya chatting dengan teman SD yang sudah hampir 11 tahun lamanya hilang kontak. Ketemu lagi ternyata dia sudah di UK, kerja disana, woww,, jauh sekali yaa,.. Obrolan pun dimulai dengan bertanya kabar dan sampai pada nostalgia masa kecil dulu. Masa ketika kita masih sama-sama egois dan saling bersaing sengit, hidup adalah perlombaan ketika itu. Siapa yang paling besar nilainya, siapa yang paling disukai guru matematika, siapa yang paling cantik, siapa yang paling paling lainnya.. sempat beberapa waktu mengingat masa indah di daerah timur sana,,,

Sampai pada topik tentang teman-teman yang sudah berhasil dikumpulkan. Dengan segala ciri-ciri yang dibawa semasa kecil dulu. Si ini yang nakal. Si itu yang besar, si anu yang pinter, si aku yang pendek,,, hwahahahahahaa,,, Sembari memvisualisasikan masa kecil dulu, saya teringat kembali dengan salah satu teman yang begitu bersemangat ingin mengadakan reunian SD, dialah DIAN. Sayangnya sekarang Dian tidak lagi bisa melewati reuni seru bersama-sama lagi, Dian sudah kembali ke tempat dimana semua kita akan kembali. Karna teringat almarhum Dian, saya pun menyempatkan diri melihatnya kembali melalui facebooknya. Masih benar-benar segar dalam ingatan, Dian yang baru saja awal tahun 2009 bertatap muka setelah 10 tahun lamanya tidak bertemu. Siapa bisa mengira ternyata itulah pertemuan pertama sekaligus pertemuan terakhir dengannya.

Tanpa sadar, ingatan pun terbawa pada mereka yang telah lebih dulu menghadap sang pencipta. Hingga saya duduk di SMA tidak pernah sekalipun teman dekat saya pergi untuk selamanya. Di bangku kuliah baru saya mulai benar-benar disinggungkan dengan rasa kehilangan akan seseorang yang cukup menggores banyak tinta dalam cerita panjang hidup saya. Teringat di awal tahun 2008 ada almarhum Oki Saputra teman sekelas saya, kemudian ada almarhumah Dian di dua pertiga tahun 2009 teman SD saya selama 3 tahun lamanya berada dalam kelas yang sama, kemudian almarhumah Atika Ikhtiarini teman sekelas dan teman satu geng selama 2 tahun di SMA, dan terakhir ada adik kelas saya almarhum Galih Arga Wicaksono adik kelas angkatan 2006 FPIK Unpad yang di awal tahun 2010 telah kembali kepada Yang Maha Kuasa.

Yang saya tau pasti, semua yang telah mendahului saya punya cerita sendiri dalam hidup saya, semua punya momentnya masing-masing dalam memori jangka panjang saya, mereka punya tempat tersendiri dalam puzzle kehidupan saya. Yang saya tau, meski mungkin saya menemukan orang yang serupa, tapi tidak akan pernah menggantikan posisi mereka yang telah tergores tak lekang dalam ingatan. Mereka tidak akan pernah sama dengan yang lain.

“….
Kuingin kau tau takkan ada habisnya
Kumasih miliki cinta melebihi yang kau kira
Kuingin kau tau kau tetap dihatiku
Ada yang harus kau mengerti
Kau takkan ada gantinya
….”
IPANG – Tak Kan Ada Gantinya

Saya tidak tau apakah saya sudah pernah dengan lugas menyampaikan bahwa mereka cukup berarti dalam hidup saya semasa mereka hidup.. Sempatkah saya menyampaikannya?? Teman dekat yang pergi saja sudah begitu sakit terasa, apa jadinya jika yang hilang adalah orang tua kita, keluarga kita atau bahkan mungkin pasangan kita?? Kita tidak pernah tau masih adakah esok untuk menyampaikannya?! Bahkan berharap 1 detik yang akan datang untuk kita miliki saja kita tidak mampu… Pertanyaannya adalah kapan tiba giliran kita??..

Cukup detik ini yang kita manfaatkan untuk menyadari keterlambatan kita,, Jangan sampai kita menyia-nyiakan waktu untuk membuat mereka sadar bahwa mereka mengambil satu peran penting dalam hidup kita, mereka menjadi satu tokoh utama dalam satu moment episode antara tarikan dan hembusan nafas kita…

Tidak perlu kata yang terucap jika memang itu terlalu berat..
Tidak juga perlu tangan yang membelai menunjukkan keseriusan kita menyampaikan berartinya mereka
Cukup rasa yang tersampaikan melalui tatap yakin akan adanya mereka..
Tidak selalu butuh deklarasi dan kontak fisik..
Hati ke hati pun bisa kita lakukan jika rasa keluar dengan kesungguhan…
Sampaikan bahwa mereka takkan tergantikan oleh siapapun
Karna mereka terlalu spesial untuk bisa serupa dengan yang lain….

Teman… Kalian tak kan ada gantinya
Jatinangor,080510, 22.51

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s