Mimpi Malam Tadi


candle light dinner

Satu pagi aq bermimpi
Mimpi yang tak akan pernah aku lupa
Mimpi tentang aku dan kamu
Dan romantisme candle light dinner kita

Sore sebelumnya kamu mengirim pesan
Pesan pertama sebelum pesan-pesan lain menjadi petunjuk romantisme malam itu
Pesanmu berisi “lihat saku baju hangatmu.”
Benar-benar singkat dengan tanda tanya yang tak kunjung usai tertinggal
Tak biasanya kamu membuatku bertanya-tanya seperti ini

Segera kudapati saku bajuku dengan sebuah amplop putih dengan beberapa hitam tergambar
Ternyata amplop berbentuk pinguin yang kamu sisipkan
Tidak biasanya!!
Kamu bukan orang yang suka memanjakanku dengan sesuatu yang aku suka

Kubaca goresan manis tinta silver diatas kertas berwarna biru
“jam 7 @ Alice”
Diluar perkiraan dan jauh dari dugaan!!
Kali ini kau pun bahkan menunjukkan perhatianmu pada kebiasaanku
Kunjungan rutinku ke kedai itu untuk menyesap coffelatte pagi hari

Segera pagiku menjadi amat bergairah
Demi mendapatkan jawaban atas sisipanmu pagi ini

Sosok yang amat kukenal dengan senyum terkembang telah menyambutku dengan binar matanya
Tanpa perlu kubertanya, amplop pinguin telah disodorkan
“Toko majalah. WeAr halaman 77”
Bahkan kali ini kamu tau apa yang sering aku baca

Majalah Wedding Arrangement menjadi pemicu adrenalinku pagi ini
Dan kutemukan kembali amplop serupa dengan petunjuk-petunjuk selanjutnya

Terus dan terus berlanjut dengan berbagai clue tentang aku dan rutinitasku
Tentang aku dan kesukaanku
Dan tentang kamu dan perhatianmu akanku

Hingga malam ini aku berada disebuah meja dengan orkestra mengalun indah
Orkestra kesukaanku yang khusus kau datangkan dari jauh

*****

Pagi ini kuterbangun
Dengan mimpi indah yang pernah aku alami
Mimpi tentang romantisme dirimu

Pagi ini kudapati saku baju hangatku
Mencari amplop putih hitam yang kau selipkan disana

Pagi ini kukejar waktu
Berharap mimpi malam tadi berubah nyata

Pagi ini kutunggu bayangan dirimu
Membawa detak-detak jantung yang akan menghiasi hariku hingga candle lght dinner malam nanti

*****

Disana kutangkap kets lusuh kesayanganmu
Kutemukan kamu dengan sunggingan senyum dan binar matamu
Berjalan kearahku

Sama sekali tidak ada sirat harapan malam tadi menjadi nyata
Hanya kamu yang biasanya

Namun pagi ini
Langkah kaki yang mendekatkan kita
Mengalunkan orkestra musik mimpi malam tadi
Menghadirkan guguran bunga sakura mewarnai jalan kita
Menyerbak wangi mawar sepanjang kuhela nafas

Ternyata baru kusadari
Romantisme itu telah terjalin lama
Telah mewujud nyata sejak dahulu

Baru kurasakan
Ternyata yang kunanti telah ada sejak lama
Hanya tertutup sempurnanya khayalan dengan tidak mengindahkan makna

Ternyata
Sudah sejak lama kamu menjadi sosok romantis
Yang aku idam-idamkan

Jatinangor, 170410, 07.22

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s