who you’re with when you’re doing it


happiness

Yeah i know i really like watching movie,,, no offense,,
Karna kesukaan saya menonton film, saya terus berpikir bagaimana caranya saya tetap bisa menikmati filmnya dan juga tetap bisa memberikan kemanfaatan dalam waktu-waktu saya. Walhasil setiap saya menikmati sebuah film, selain belajar bahasa inggris tak lupa saya ulik nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dalam kesempatan kali ini inspirasi didapatkan dari hasil menonton film Post Graduate dan Heroes. Yang satu film drama dan yang lainnya adalah science fiction.

******************************************************************

Dalam film science fiction itu diceritakan bahwa Sylar (pemeran antagonis) yang selama ini amat mengganggu tiba2 terus berpikir tentang kalimat yang disampaikan oleh Hiro (pemeran protagonis) yang sedang melakukan time travelling ke masa lampau, begini kalimatnya

“….You’ll kill Nathan but You’ll die too. You’ll be killed by all of us. And what i do know is you’ll die alone. You’ll die in loneliness….”

Saat itu Sylar sempat terdiam dan kemudian diceritakan kembali tentang dirinya di masa depan yang mulai merasakan terjadinya keanehan dalam diri. Seorang cold bloody killer tiba2 tidak mampu untuk membunuh orang bahkan yang sudah ada dalam genggamannya yang dengan kekuatannya bisa dengan mudah ia bunuh. Dan keanehan2 serupa yang membuat nyalinya ciut dan munculnya rasa belas kasih yang selama ini tidak pernah hinggap ketika dia membunuh orang pun terus berulang kali terjadi.

Singkat cerita, Sylar menyadari bahwa dirinya takut akan kematian dalam kesendirian. Kalaupun memang dia harus mati setidaknya ada seseorang yang akan merasa kehilangan akan kepergiannya yang abadi. Walhasil, suddenly he decided turn to be a good guy,, to be the real hero…

******************************************************************

Kisah lainnya diambil dari cuplikan film Post Graduate. Ngomong-ngomong tentang film ini, pantas sekali buat ‘kita-kita’ yang sedang berusaha sekuat tenaga untuk lulus. Bukan perjuangan lulusnya tapi rencana kita setelah kelulusan. Diceritakan tentang Ryden Malby yang hidup sesuai dengan rencananya, lulus dgn nilai yang baik dan plan selanjutnya adalah mendapatkan her dream job at the best publishing house in the city. Tapi karna sesuatu dan lain hal, pekerjaan yang selama ini sudah menjadi goal yang direncanakan jauh hari sebelumnya tidak ia dapatkan.

Kemudian dikisahkan ada seorang teman baik sejak kecil yang selalu menemaninya dalam keadaan bagaimanapun. Akan tetapi karna kesibukannya bersama pengejaran mimpi-mimpi, membuatnya tidak menyadari keberadaan temannya tadi yang sebenarnya cukup berperan besar dalam mensupport kesuksesannya. Yang ia pedulikan hanya mimpi!! Yang lain tak lagi tertangkap olehnya. Mimpi, mimpi, dan terus mengejar mimpi sampai mimpi-mimpi itu bisa diraih dalam genggamannya.

Sampai pada satu kejadian yang membuat temannya kecewa atas ketidaksadarannya terhadap orang-orang disekitar yang terus ada untuk dia.

Temannya berkata “You are the girl who has the whole world in your fingertips, but obsessed with your future make you completely forget about everyone that you’re supposed to give attention about. What you do with your life is really just one half of the equation, the other half, more important half really is who you’re with when you’re doing it. I may not know exactly what my future looks like but i do know one thing that you are not in it. “

Kata-kata tersebut cukup membungkamnya untuk kembali berpikir apa yang sebenarnya ia cari dalam hidup. Sudah cukup bahagiakah dengan pencapaian mimpi-mimpi yang sejak lama ia idam-idamkan???

******************************************************************

Tambahan satu lagi cuplikan film Grey’s anatomy yang sempat saya catat di handphone. Percakapan anatara terapis dengan Meredith Grey, “Horrible things do happened. Happiness in the face of all of that,,, thats not the goal. Feeling the horrible and knowing that you’re not gonna die from those feelings, that the happiness is.”

Ternyata yang membuat bahagia bukan hanya ketika hal-hal mengerikan itu tidak sempat menghampiri tapi ketika kita tahu kita merasa terancam dan benar-benar dalam kondisi yang mengerikan tapi kita tahu bahwa kita tidak akan mati dalam kengerian itu.

******************************************************************

Dari semua film itu digambarkan bahwa ternyata kebahagiaan itu
bukan hanya ketika kita mampu meraih apa yang dicita-citakan sejak dulu,
bukan hanya ketika kita bisa membunuh orang dengan kemampuan spesial yang kita miliki (red-film Heroes),
bukan hanya ketika kita bisa keluar negeri karna lolos seleksi,
bukan hanya ketika kita bisa menyelesaikan program-program kerja yang telah kita rencanakan sejak awal,
bukan hanya ketika kita bisa memperoleh IPK cumlaude,
bukan hanya ketika kita bisa menjadi lulusan terbaik,
bukan hanya ketika kita bisa lulus tepat waktu,
bukan hanya ketika kita bisa mendapatkan kerja diperusahaan ternama,
bukan hanya ketika kita mampu menulis dan menerbitkan buku,
bukan hanya ketika kita memiliki segala materi dalam hidup,,

bukan… bukan hanya tentang apa yang kita capai,,,,
bukan hanya tentang apa yang kita miliki

Tapi juga tentang dengan siapa kita merayakan kebahagiaan atas capaian kita,
Juga tentang siapa yang menemani ketika asa menjadi nyata,
Juga tentang siapa yang akan ikut terwarnai oleh kebahagiaan peraihan mimpi-mimpi kita,
Juga tentang siapa yang ikut mencicipi sebagian kue kebahagiaan kita.

Terkadang bahagia justru terasa ketika kita merasakan kesedihan diatas bahu orang yang kita sayangi,
Terkadang bahagia justru terasa ketika kita menangis dalam lingkaran kehangatan keluarga yang mengasihi kita,
Terkadang bahagia justru terasa ketika kita harus menyudahi masa hidup kita dalam tangisan kehilangan orang-orang yang mencintai kita,
Terkadang bahagia justru terasa ketika kita menyadari bahwa kita berada dalam masa-masa sulit dan kita tahu kita tidak akan kalah atasnya,
Terkadang bahagia justru diperoleh dari ketidakmampuan kita untuk mendapatkan apa yang diharap-harapkan.

Berbahagialah,, karna kita masih diberikan sedikit ilmu untuk menyadari bahwa ternyata bahagia tidak melulu tentang MENDAPATKAN tapi juga tentang MEMBERI, BERBAGI, dan MELEPASKAN.

Jatinangor, 150410, 10.18

Advertisements

5 thoughts on “who you’re with when you’re doing it

  1. Tidak hanya tentang, mendapatkan, memberi, berbagi dan melepaskan,. tetapi juga menjaga, apa yang telah kita dapatkan, sekalipun satu waktu kita harus melepaskannya,.

    dan itu romantis,. menurutku,.

    dan sama seperti komentar yang lainnya,. tulisanmu menginspirasi,membuka mata, dan hati..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s